|
|
|
Habbatul barokah mengandung zat-zat anti-biotik pemusnah virus, mikroba, dan bakteri; karoten yang merupakan zat anti kanker; hormon-hormon seksual yang berkhasiat untuk menguatkan, menyuburkan, dan meningkatkan kebugaran; zat-zat diuretik yang melancarkan pembuangan urin dan cairan empedu; enzim-enzim pencernaan dan zat anti-keasaman; serta bahan-bahan analgesik dan stimulan.
Sesungguhnya banyak keajaiban, rahasia, dan manfaat yang terkandung di dalamnya.
Ketika Lord Carter mengumumkan penemuan sebuah benda bersejarah yang penting, yaitu makam Tutankhamun-seorang raja dari Dinasti Firaun-, ia belum mengetahui apa sebenarknya minyak berwarna hitam yang ditemukannya dalam barang-barang peninggalan raja muda tersebut. Di kemudian hari, barulah diketahui bahwa itu adalah minyak habbatul barokah atau habbatussauda'.
Orang-orang mesir kuno telah mengenal tumbuhan habbatul barokah. Namun, belum diketahui dengan pasti bagaimana cara mereka menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Mereka mengenalnya dengan sebutan syantat. Penemuan minyak habbatul barokah di antara benda-benda peninggalan salah seorang raja Mesir ini setidaknya menunjukkan secara pasti betapa pentingnya manfaat tumbuhan habbatul barokah pada masa itu.
Kitab Yesaya dalam Perjanjian Lama mengisyaratkan pentingnya habbatul barokah dan metode yang digunakan pada masa itu untuk memperoleh minyaknya. Tumbuhan yang tumbuh secara massal di Mesir dan Syiria ini, telah dikenal oleh orang-orang Ibrani dengan sebutan kitsah.
Diskorides, seorang Dokter Yunani terkenal yang hidup pada abad pertama Masehi, menulis bahwa dahulu biji habbatul barokah biasa digunakan untuk mengobati pusing, hidung tersumbat, dan sakit gigi, di samping mengusir cacing. Biji tersebut juga digunakan untuk melancarkan air kerncing dan air susu (ASI).
Adapun dalam khazanah islam, telah diriwayatkan sebuah hadits dalam shohih Al-Bukhori dari Aisyah ra bahwa ia berkata, Rosulullah saw bersabda : "Sesungguhnya habbatussauda' ini merupakan penyembuh segala penyakit, kecuali sam. 'Aku bertanya,'Apakah sam itu?' beliau menjawab,'Kematian'."
Al-Biruni, salah seorang ilmuwan muslim (989M-379M), telah menulis tentang asal-usul tumbuhan ini dari India serta berbagai nilai gizi dan manfaat pengobatan yang terkandung di dalamnya. Dalam pengobatan Yunani maupun Arab yang fondasi ilmiahnya dibangun oleh Hipokrates, Galinus, dan Ibnu Sina, habbatul barokah memiliki kedudukan yang tinggi, karena berperan penting dalam pengobatan penyakit liver dan sistem pencernaan. Dalam bukunya yang berterkenal, A-Qonun fith Thibb, Ibnu Sina menyampaikan pendapatnya bahwa habbatul barokah bisa meningkatkan energi dan membantu mengatasi kelelahan.
Manfaat Habbatussauda'
Habbatussauda' berkhasiat mengatasi berbagai penyakit sistem pernafasan, sistem pencernaan, sistem saluran kencing, dan sistem reproduksi, serta berbagai jenis penyakit kulit. Di antaranya beberapa penyakit berikut :
Penggunaan Habbatussauda'
1. Sebagai Sumber Energi
Habbatussauda' diketahui membantu pemeliharaan temperatur alamiah tubuh. Satu hal yang sangat penting, khususnya ketika pola makan ala Barat sekarang menjadi tradisi yang dominan di berbagai negara di dunia, seperti : konsumsi es krim, lemak, pizza, keju, hamburger, dan sebagainya; semua itu menghabiskan sebagian energi vital kita, sehingga menyebabkan munculnya berbagai macam penyakit.
2. Melancarkan ASI
Habbatul barokah membantu melancarkan ASI. ia juga termasuk sumber gizi yang penting bagi ibu dan anak.
3. Kekebalan (Imunitas)
Beberapa penelitian baru-baru ini membuktikan efek habbatussauda' dalam meningkatkan sistem kekebalan. satu hal yang bisa memperjelas makna sabda nabi."Menyembuhkan setiap penyakit".
4. Untuk Anak
Habbatussauda' juga mengandung asam arginin, yaitu salah satu zat asam yang penting dan sangat dibutuhkan untuk perkembangan anak.
5. Untuk Orang Tua
Habbatussauda merupakan makanan kesehatan yang penting dan bermanfaat bagi orang-orang tua, karena mengandung berbagai macam zat gizi.
Sesungguhnya banyak keajaiban, rahasia, dan manfaat yang terkandung di dalamnya.
Ketika Lord Carter mengumumkan penemuan sebuah benda bersejarah yang penting, yaitu makam Tutankhamun-seorang raja dari Dinasti Firaun-, ia belum mengetahui apa sebenarknya minyak berwarna hitam yang ditemukannya dalam barang-barang peninggalan raja muda tersebut. Di kemudian hari, barulah diketahui bahwa itu adalah minyak habbatul barokah atau habbatussauda'.
Orang-orang mesir kuno telah mengenal tumbuhan habbatul barokah. Namun, belum diketahui dengan pasti bagaimana cara mereka menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Mereka mengenalnya dengan sebutan syantat. Penemuan minyak habbatul barokah di antara benda-benda peninggalan salah seorang raja Mesir ini setidaknya menunjukkan secara pasti betapa pentingnya manfaat tumbuhan habbatul barokah pada masa itu.
Kitab Yesaya dalam Perjanjian Lama mengisyaratkan pentingnya habbatul barokah dan metode yang digunakan pada masa itu untuk memperoleh minyaknya. Tumbuhan yang tumbuh secara massal di Mesir dan Syiria ini, telah dikenal oleh orang-orang Ibrani dengan sebutan kitsah.
Diskorides, seorang Dokter Yunani terkenal yang hidup pada abad pertama Masehi, menulis bahwa dahulu biji habbatul barokah biasa digunakan untuk mengobati pusing, hidung tersumbat, dan sakit gigi, di samping mengusir cacing. Biji tersebut juga digunakan untuk melancarkan air kerncing dan air susu (ASI).
Adapun dalam khazanah islam, telah diriwayatkan sebuah hadits dalam shohih Al-Bukhori dari Aisyah ra bahwa ia berkata, Rosulullah saw bersabda : "Sesungguhnya habbatussauda' ini merupakan penyembuh segala penyakit, kecuali sam. 'Aku bertanya,'Apakah sam itu?' beliau menjawab,'Kematian'."
Al-Biruni, salah seorang ilmuwan muslim (989M-379M), telah menulis tentang asal-usul tumbuhan ini dari India serta berbagai nilai gizi dan manfaat pengobatan yang terkandung di dalamnya. Dalam pengobatan Yunani maupun Arab yang fondasi ilmiahnya dibangun oleh Hipokrates, Galinus, dan Ibnu Sina, habbatul barokah memiliki kedudukan yang tinggi, karena berperan penting dalam pengobatan penyakit liver dan sistem pencernaan. Dalam bukunya yang berterkenal, A-Qonun fith Thibb, Ibnu Sina menyampaikan pendapatnya bahwa habbatul barokah bisa meningkatkan energi dan membantu mengatasi kelelahan.
Manfaat Habbatussauda'
Habbatussauda' berkhasiat mengatasi berbagai penyakit sistem pernafasan, sistem pencernaan, sistem saluran kencing, dan sistem reproduksi, serta berbagai jenis penyakit kulit. Di antaranya beberapa penyakit berikut :
- Penyakit-penyakit sistem pernafasan yang bisa dibantu penyembuhannya dengan habbatussauda' adalah flu, batuk, dan asma.
- Penyakit-penyakit sistem pencernaan yang bisa diatasi dengan habbatussauda' adalah gangguan pencernaan, angin di lambung dan usus, kurang selera makan, cacing pita, dan cacing askaris.
- Penyakit-penyakit sistem saluran kencing dan sistem reproduksi yang bisa diatasi dengan habbatussauda' adalah sulit kencing (radang saluran kencing), kelemahan seks, dan haid tidak teratur pada wanita.
- Penyakit-penyakit kulit yang bisa diatasi dengan habbatussauda' adalah scabies, infeksi kulit, bisul, dan jerawat.
- Minyak asiri yang terdapat dalam habbatussauda' mengandung nigellon yang termasuk salah satu zat anti-histamin. karena itulah, habbatussauda' bermanfaat untuk mengobati asma dengan cara memperluas organ saluran pernafasan, juga untuk tekanan darah tinggi dengan cara memperluas saluran pembuluh darah. ia juga bermanfaat untuk mengobati beberapa penyakit pencernaan dengan menghilangkan kram lambung dan usus.
- Habbatussauda' juga mengandung zat yang mengeliminasi perkembangan bakteri, sehingga bakteri tersebut tidak mampu berkembang di dalam zat makanan yang mengandung habbatussauda'.
- Dari habbatussauda' telah berhasil diambil zat tincture yang berkhasiat sebagai pereda nyeri dan penyebab kantuk ringan. Karena itulah, habbatussauda' bermanfaat sebagai obat pereda nyeri, khususnya untuk menghilangkan nyeri pada sakit gigi apabila dipakai sebagai obat kumur. Manfaatnya sebagai obat tidur ringan, bisa digunakan untuk anak-anak.
- Kandungan minyak asiri pada habbatussauda' juga bermanfaat untuk mengatasi nyeri lambung dan mengusir angin (karminatif).
- Berbagai penelitian membuktikan bahwa habbatussauda' meningkatkan aktivitas sistem kekebalan dalam tubuh manusia. Dari sini bisa diketahui manfaat habbatussauda' untuk mengatasi berbagai macam penyakit secara umum, khususnya penyakit-penyakit yang disebabkan oleh virus.
Penggunaan Habbatussauda'
1. Sebagai Sumber Energi
Habbatussauda' diketahui membantu pemeliharaan temperatur alamiah tubuh. Satu hal yang sangat penting, khususnya ketika pola makan ala Barat sekarang menjadi tradisi yang dominan di berbagai negara di dunia, seperti : konsumsi es krim, lemak, pizza, keju, hamburger, dan sebagainya; semua itu menghabiskan sebagian energi vital kita, sehingga menyebabkan munculnya berbagai macam penyakit.
2. Melancarkan ASI
Habbatul barokah membantu melancarkan ASI. ia juga termasuk sumber gizi yang penting bagi ibu dan anak.
3. Kekebalan (Imunitas)
Beberapa penelitian baru-baru ini membuktikan efek habbatussauda' dalam meningkatkan sistem kekebalan. satu hal yang bisa memperjelas makna sabda nabi."Menyembuhkan setiap penyakit".
4. Untuk Anak
Habbatussauda' juga mengandung asam arginin, yaitu salah satu zat asam yang penting dan sangat dibutuhkan untuk perkembangan anak.
5. Untuk Orang Tua
Habbatussauda merupakan makanan kesehatan yang penting dan bermanfaat bagi orang-orang tua, karena mengandung berbagai macam zat gizi.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar